<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d5256079239104749292\x26blogName\x3dJotyabetta+News\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttps://jotyabettanews.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://jotyabettanews.blogspot.com/\x26vt\x3d-2568762859462898114', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Tuesday, January 20, 2009
Joty Atmadjaja, Selamatkan Cupang Alam
Joty Atmadjaja, Selamatkan Cupang Alam

Demi cupang ia rela melepas jabatan sebagai direktur pemasaran ekspor di sebuah perusahaan makanan.

Itulah gambaran kecintaan Joty Atmadjaja terhadap ikan hias cupang. Ia sungguh tak menyangka hobi memelihara cupang yang digelutinya sejak sekolah dasar ini bakal memberinya peluang bisnis. Bersama seorang temannya, alumnus Fakultas Teknologi Pertanian UGM 1986 ini membuka farm budidaya cupang hias di Bintaro, Tangerang.

Di farm miliknya tersebut, Direktur Pemasaran Ekspor PT Dian Aneka Sejahtera yang bergerak di bidang makanan ini menekuni dan mengembangkan hobinya menjadi usaha sampingan. Di sini pula ia banyak belajar mengenai budidaya cupang selain dengan mengikuti berbagai seminar. Merasa semakin piawai memelihara, ia pun lantas sering mengikutkan ikan-ikan koleksinya ke ajang kontes dan pameran cupang di berbagai kota di Indonesia, bahkan sampai keluar negeri. "Kegiatan ini begitu banyak menyita waktu kerja saya sebagai seorang karyawan," ungkap pecinta Beatles dan Ebiet G. Ade ini. Bahkan seringkali ia harus minta izin dan cuti hanya untuk ikut kontes cupang.

Lama-kelamaan Joty merasa tidak enak hati dengan manajemen tempatnya bekerja. Kemudian pria asli Bandung ini pun memutuskan angkat kaki dari tempat kerjanya pada 2006. "Saya resign karena harus fokus pada usaha cupang ini, meskipun sebenarnya manajemen tidak mempermasalahkannya," ceritanya saat ditemui AGRINA di rumahnya. Sejak itu pula dirinya semakin serius dan mencoba berinovasi untuk meningkatkan mutu hasil budidayanya. "Keseriusan sangat dibutuhkan agar saya bisa menjual produk-produk saya," tandas pengagum Paus Paulus II, YB MAngunwijaya, Philip Kotler, dan Teater Koma ini.

Kelanjutan tentang tulisan ini baca di Tabloid AGRINA versi Cetak volume 4 Edisi No. 95 yang terbit pada Rabu, 20 Januari 2009

Diambil dari website Agrina: www.agrina-online.com


Archives News